"Kenapa bertopeng jika tak punya muka?!"

Jumat, 13 Januari 2012

LUCU-nya Marissa Haque

Entah cerita yg saya tulis ini sudah kadaluarsa atau tidak ,

tapi hari ini jari saya gatal untuk menulis sedikit uneg-uneg di kepala saya beberapa hari ini. Yahh, hitung-hitung sebagai artikel pembukaan tahun 2012 , hehe

Kali ini kacamata saya menangkap sebuah ketidaknormalan perilaku salah satu tokoh di dunia entertainment negeri ini. Sebut saja namanya Marissa Haque. Loh ? itu mah emang nama asli ya ? wkwkwk
Ada apa dengan Marissa Haque ?
Sebenarnya saya tidak tertarik dengan tetek bengek dunia entertainment yang penuh dengan manusia-manusia bertopeng kebenaran.
Tapi khusus untuk perkara kali ini melibatkan "kode etik" blogger, dan sebagai blogger yg memiliki blog berusia 4 tahun (masih Balita, hehe), saya tak mampu menahan kegatalan saya untuk tidak turut menuangkan sedikit "kegelian" pada perkara ini.

Langsung saja saya buka dengan sinopsis "singkat" dari saya :
Beberapa hari lalu, seorang rekan blogger saya nonadita menulis di tweetnya, mengungkapkan bahwa dia menemukan sebuah keganjilan pada komentar yang dia tulis di salah satu artikel blog Marissa Haque.
Artikel tersebut berjudul "Mulut Kotor Penyanyi Baru Dee Djumadi Kartika Trionya Memes Addie MS Motivasinya Apa Ya?: Marissa Haque Fawzi" , untuk mengetahui isi artikelnya silahkan berkunjung langsung ke
http://marissahaque.blogdetik.com/2012/01/03/mulut-kotor-penyanyi-baru-dee-djumadi-kartika-trionya-memes-addie-ms-motivasinya-apa-ya-marissa-haque-fawzi/

Dan apa keganjilan yang terjadi ? 
Artikel itu tertulis pada tanggal 2 Januari 2012.
Pada tanggal 4 Januari 2012 Nonadita menulis komentar di artikel tersebut begini :
"It's FEMA, not PEMA. FEMA stands for Fakultas Ekologi Manusia. Please pay more attention to the details so people won't question your intelligence."

dan pada tanggal 7 Januari tiba-tiba komentar dari Nonadita berubah menjadi seperti ini :
"Ini Shock theraphy buat @memes605 dan @addiems, @deedeekartika, @kevinaprillio karena ulahnya membuat salah seorang produser mereka Dekan FEMA IPB @arif_satria bakal dipecat karena mulut kotor Dee Kartika Djumadi kader demokrat yg menyumbang Rp 100 juta uang panas dari korupsi Anas Urbaningrum melalui Partai Demokrat untuk pemakaman artis Utha Likumahuwa kemarin."

Berikut ini screenshot komen yg telah dirubah : 
Klik Untuk Memperbesar Gambar

Saya belum sempat membuat screenshot komen yang belum dirubah karena udah keburu dihapus jejaknya ama penulis blog Marissa Haque. (dugaan saya Marissa Haque sendiri lah penulisnya , hehe )

Nah ?? 
apa yang bisa kawan-kawan simpulkan dengan membaca komen sebelumnya dan komen yang telah dirubah ?? :D
Pada tanggal 7 Januari tersebut, Nonadita pun menuliskan lagi sebuah komen klarifikasi :
Klik Untuk Memperbesar Gambar



Nonadita sebenarnya tidak turut campur sama sekali terhadap masalah perseteruan Mbak Marissa dan Dee Djumadi Kartika seperti yg tertulis di artikel blog Mbak Marissa tersebut. 
Nonadita hanya menuliskan sarannya untuk Mbak Marissa agar membenahi tulisan di artikelnya.
Emang tulisan apa yang harus dibenahi ?? 
Pada tanggal 3 atau 4 Januari (saya lupa tepatnya), saat Marissa Haque menjadi trending topic di twitter dan banyak rekan-rekan IPB (kebetulan saya mahasiswa IPB juga) yg ngetweet tentang dia, saya pun penasaran ingin melihat blognya. 
Dan dengan sangat yakin, saya membaca sebuah tulisan aneh di paragraf pertama artikel Mbak Marissa tersebut. 
Dia salah menuliskan nama salah satu Fakultas di IPB. Fakultas Ekologi Manusia yang seharusnya ditulis FEMA, oleh Mbak Marissa dengan percaya dirinya ditulis PEMA.
dan kata PEMA ditulis sampai 2 kali !
Logikanya huruf "P" dan huruf "F" di keyboard posisinya berjauhan.
dan "kesalahan" itu ditulis sampai lebih dari 1 kali, apakah masih bisa dibilang hal itu adalah sebuah kesalahan jari saat mengetik di keyboard ?? 
Silahkan kawan simpulkan sendiri. hehe

Ironisnya, setelah komen Nonadita itu dirubah, tulisan PEMA di artikel Mbak Marissa itu juga dirubah menjadi FEMA. Lucu bukan ??
Setelah menghilangkan jejak komentar, dia cepat-cepat membetulkan lagi kesalahan penulisannya itu tanpa disertai permintaan maaf dan klarifikasi. Bahkan merubah komentar Nonadita menjadi sangat bertentangan dengan isi sebelumnya.

Di blog yang berbasis wordpress memang ada fasilitas untuk moderasi komentar , kita bisa menghapusnya atau mengeditnya. Masalahnya, dalam etika dunia blogger, sungguh sangat tidak etis bila seorang blogger merubah komentar blogger lainnya menjadi sebuah "fitnah" sembarangan.
Selain merusak nama baik blogger yang berkomentar tersebut, fitnah secara sembarangan tanpa disertai bukti-bukti konkrit terlebih dahulu dengan mengatasnamakan nama blogger lain sangatlah tidak bisa dianggap sebagai masalah sepele!!

Saya sungguh kecewa pada Mbak Marissa setelah melihat dan mengamati semua realita tersebut.
Dan pada tanggal 9 Januari ketika saya berkunjung lagi ke blog Mbak Marissa tersebut, hanya tinggal 2-3 komentar yang "Pro Marissa Haque" yang tertinggal.
Komentar-komentar lainnya selama tanggal 2 Januari sampai 8 Januari sudah hilang tak berbekas.
Taktik penghapusan jejak dan mencoba me-peti es-kan perkara yang klise di dunia entertainment, haha

Bukan hanya Nonadita yang menjadi korban "pengubahan kometar".
Kawan-kawan silahkan baca artikel-artikel dari blogger lain di bawah ini bila ingin mengetahui lebih dalam mengenai perkara ini :
Saya tidak mengurusi tentang perseteruan para selebriti , saya tidak perduli dengan segala debat kusir para selebriti tersebut.
Saya hanya tidak bisa diam saja melihat ke-tidak etis-an seorang blogger seperti Marissa Haque ini.
Dia mati-matian minta pengakuan orang untuk gelar Doktor yang dia "raih".
Tapi dengan sempurna dia menunjukkan perilaku yang sama sekali tidak mencerminkan seorang "Doktor".

Dan satu lagi kesimpulan saya, kemampuan menulis artikel blog Mbak Marissa ini buruk, dengan berbagai carut marut alur cerita dan tata bahasa di artikelnya.
Saya berani bertaruh, kalau mau dibandingkan secara intelektual, masih bagus cara penulisan artikel blog salah seorang teman saya saat SMA daripada cara penulisan Mbak Marissa yang bergelar Doktor ini. Hahaha

Kawan, sudahkah kamu melihat dengan kacamatamu wajah dibalik Topeng Kebenaran seorang Doktor ini ?

31 komentar:

Ca Ya mengatakan...

FEMA jd PEMA??hmm...kebiasaan org sunda yg suka ngubah "F" jd "P",,bahkan skrg "Februari" udh berubah jd "Pebruari" dan itu sy lihat di sebuah spanduk sebuah sekolah,,WOW hahah...gak nyambung sih tp dkitlah heu..

dr awal sy bca blog mba MH, hmmm...aduh,kasar sekali *kesan pertama*...Doktor lhooo heu..udah ah ga komen lbih jauh deh >,<

Ca Ya mengatakan...

eh satu lg ding,,,namaku jg Marisya >,<...wkwkw Marisya, not Marissa :D :D :D

nonadita mengatakan...

Sejak awal saya sih nggak peduli dengan masalah pribadinya versus artis DK, CP, VP, AM, M, KA (nah lho banyak ya?). Komentarku cm soal salah ketik aja, itu kampusku lho... (--")

Kalau kasus pengeditan komentar seperti ini dibiarkan tanpa pengingat, maka bisa jadi terulang lagi baik oleh pelaku yg sama atau orang lain. Inilah pentingnya kita menulis klarifikasi dan opini di blog masing2 :)

Bieb mengatakan...

Yoi banget...isi postingannya hampir seluruhnya cm cacian. atau...isi ttg kebanggaan dy sbg seorang doktor. cuiihh..
Oh iy...kan ada yg mempertanyakan apakah yg merubah komentar adalah si MH atau bukan.
Hal itu bs dibuktikan dengan postingan terbarunya. Isinya sama dengan komentar dari nonadita yang dirubah. Then we know who changed that comments. hihihi...

Anonim mengatakan...

http://rudigints.blogdetik.com/2012/01/09/lebay-bin-alay-ala-fastabiqul-khairat-marissa-haque/comment-page-1/?rcommentid=305&rerror=incorrect-captcha-sol&rchash=c0e710e39842edfd4a9f718472a734cc#commentform

artikel yang serupa tentang hal ini. si ibu ini kenapa ya? kok segitu teganya... istri kok mbuka aib rumah tangga di muka umum, belum lagi ngungkit ngungkit masa lalu. bahkan sampe memutarbalikan komentar orang...kasian banget suaminya...

kabowo mengatakan...

memang ga punya tata krama untuk dunia blogging :miris , tapi dari sudut pandang (mungkin) terfitnah tante Marissa terlalu emosi, mengubah komen tanpa izin dan bersifat memberi dukungan ke diri si tante. (siapa tau beneran di fitnah) tapi ga tau juga denks

berkaitan dengan doktoral nya
tapi entah bener atau tidak kita ga punya bukti.

Anonim mengatakan...

saya sih terus terang kehabisan kata2. jadi mulai mengerti kenapa indonesia sulit maju. mudah2an itu bukan blog asli yang nulis [tapi sulit mengingkari].
ternyata Tuhan itu maha penguji umatnya juga. beruntung kita bisa melihat dengan mata sendiri, saya dulu pernah berhubungan awalnya kelihatan komunikatif, tapi setelah saya hubungi pertelepon dan sms gak pernah dibalas...so kesimpulan saya..ya memang begitu orangnya keliatannya!

YuZ mengatakan...

@Nonadita : karena itulah saya tidak bisa utk tidak menulis ttg pelanggaran kode etik blogger ini mbak :)

@Bieb : apalagi klo sambil lihat tweet2nya dia, makin meyakinkan klo memang si Empunya asli yg nulis blognya juga :D

@kabowo : saya cuma bisa tertawa , hahahaha :D

@anonim 1 & anonim 2 : karena itu, jangan tertipu dengan Topeng Kebenaran yang dipakai oleh para pemuja ketenaran yg suka tampil di layar kaca, hahaha :D

9999 mengatakan...

Lagi nyimak nih , lagi seru

Aditya Eka Prawira mengatakan...

Buahahaha gatel juga, Mas?
Sabar mas sabar

Anonim mengatakan...

Yang seperti itu apakah pantas mewakili rakyat? Walaupun dengan seribu gelar kebanggannya?

YuZ mengatakan...

saya barusan membaca artikel ini neh ..

http://www.tempo.co/hg/selebritas/2012/01/14/brk,20120114-377338,id.html

disitu disebut bahwa Mbak Marissa memperoleh dukungan HMI, padahal pihak HMI merasa tidak pernah sedikitpun mengurusi masalah Mbak Marissa dengan Adie MS dll itu ...

dan satu lagi , proses sidang Mbak Marissa itu belum selesai ...
di IPB ada dua kali tahap sidang, yaitu sidang tertutup dan sidang terbuaka.
Nah, dia sudah lulus sidang tertutup, tapi dia belum lulus sidang terbuka.
sidang terbuka baru akan diadakan tanggal 17 Januari 2012.
Jadi, dia belum resmi memperoleh gelar Doktornya.
Tapi dia sudah berkoar-koar sebagai Doktor..
ah, sungguh ironis sekali !

Anonim mengatakan...

era anak bikin malu orang tua sudah berlalu, sekarang yang ada adalah ibu bikin malu anak-anaknya... kasian...
kami juga nggak peduli kok dia doktor atau bukan, kelakuannya dan kata-kata di blognya sudah mencerminkan tingkat pendidikannya, saya rasa, anak lulusan sma pun tidak akan berkata seperti itu

Anonim mengatakan...

Gw ga suka dg cara dia merendahkan orang2 dan berasa sok pintar dg sekalah KUHP dan aturan hukum lainnya. Segala titel dia dan suami pun diumbar2 seperti haus akan penghargaan dan pengakuan bahwa dia adalah seorang "Doktor"... WHAT !!!

Berasa dia selalu yg paling benar sangat2 menjijikan, bahkan sampai membuka foto masa lalu Addie MS dg mantannya, apa maksudnya coba?. belum lagi ketika dia mengejek dan merendah kan Kevin seakan artis baru dan anak kecil tuh tidak boleh berpendapat, apalagi membela orang tuanya???... HELLOOO !!!

Istilah "Kaseumpay" pun begitu merendahkan dan menghina sekali, maksudnya apa coba dg mengatakan Kampungan terhadap orang lain???... Apakah orang kampung begitu rendahnya kedudukan mereka dimata dia? yg katanya seorang "Doktor" dan kaum intelektual... capee dehh...

Intinya nih cewe mata hatinya udah ketutup dan menghalalkan segala cara dg mengatas namakan "Agama Islam". saya malu sebagai mantan Fans nya dia, saya jijik atas segala mulut kotornya, dan saya merasa terhina karena saya dari Kampung namun saya merasa lebih "pintar" dari seorang Marissa... SHAME ON YOU DOKTOR MARISSA HAQUE... :P

Anonim mengatakan...

setujuh bangets...gelar bukan apa-apa..mungkin mba marissa haque ga sadar..dunia ini fana..apalagi gelar..toh di nisan kita juga ga akan ada gelar kok, saya udah sering cek tuh..hahahaha, INTInya..cuma masalah gelar aja kok ya repottttttt...ga pentingggg kaleeee

Restu Maharsi Jati mengatakan...

Marissa,, what a stupid woman!!

Anonim mengatakan...

Cuma satu dari saya, Marissa Haque benar benar mempermalukan dunia akademisi yang notabene-nya adalah dunia pendidikan. Semoga segala perilaku dan opininya tidak menjadi cermin dari dunia pendidikan di Indonesia saat ini.

YuZ mengatakan...

setuju ama @anonim yg bilang .. "toh di nisan kita juga ga akan ada gelar kok.." hahaha
buat apa kita banggakan gelar kita ??
ibarat kita membanggakan sebuah amal baik yg kita perbuat...
justru tidak memperoleh pahala, dan akan berakhir sia-sia ...

Anonim mengatakan...

sedih dan miris, krn dia bukan saja artis/selebriti yg harusnya menjd contoh, lebih dr itu dia anggota DPR bowww.... gimana caranya dia ngatur rakyat kl ngatur dirinya aja gak karuan gini ... kaciaaannnn deh rakyat Indonesia

Anonim mengatakan...

Mulutmu Malumu...... klo seperti ini aja udah manipulasi (edit) coment orang, gimana dia mempertanggung jawabkan omongan dia ke rakyat. bukannya seorang yg nota bene bergelar "Doktor" seharusnya intelktualitasnya diatas anak SD kok ini kebalik ya.... hehehe.... edan tenan.

Anonim mengatakan...

Malu2 in pake kerudung, buka aja tuh kerudungnya. jgn sok munafik

Anonim mengatakan...

Yang membuat prihatin adalah cara menilis Marissa Haque yang luar biasa buruk. Bahkan lebih buruk dari murid sekolah dasar. Ia tidak tahu sama sekali preposisi, s-p-o-k.. saya betul-betul prihatin dengan mutu pendidikan di Indonesia,
bisa-bisanya meluluskan akademisi, yang tidak bisa berbahasa Indonesia secara akademis.

herry tan mengatakan...

nice topic n nice blog..

if u have time visit n follow my blog
herry-tan.blogspot.com.. thanks

Marissa Haque & Ikang Fawzi di UI mengatakan...

Saya memaafkan anda Mbak atau bung...

angelaami mengatakan...

ahahahaha... mungkin telat ya baru menyimak sekarang. Tapi ternyata orangnya seperti itu ya? gak nyangka, diputarbalikkan.

hardrockjepang (Aldi Green bin Indolawas) mengatakan...

Alia AMIN anda kemana saja selama ini? Ih, sama dgn Mas Susi kok kasihan amat ya? mau komentar tapi kelihatannya ndak pernah baca koran. sekarang tahun berapa Mas? Saya bukan lagi anggota DPR RI deh!

hardrockjepang (Aldi Green bin Indolawas) mengatakan...

Alia AMIN anda kemana saja selama ini? Ih, sama dgn Mas Susi kok kasihan amat ya? mau komentar tapi kelihatannya ndak pernah baca koran. sekarang tahun berapa Mas? Saya bukan lagi anggota DPR RI deh!

Anonim mengatakan...

Fwd> Siapa yang buat berita ini? Bukannya tim Ilham Bintang dari Cek & Ricek??? Bukankah dia juga yang menyuruh wartawatinya bernama telni Rusmini buat mendatangi IPB dan mewawancara Ketua Penguji saya bernama Dr. Rinekso. Sepertinya grupnya Bang Ilham Bintang dari Golkar sedang ingin menggoalkan calon kader Golkarnya mau jadi Rektor IPB tahun 2013 besok mas zacky. Makanya mereka me-maintain berita soal Dee kartika untuk diduga menembak beberapa calon kuat dari partai di luar Golkar. Mengerikan memang! Cek langsung coba ke Bang Ilham Bintang dan Telni rusmini. semoga mereka mau jujur mengaku.

YuZ mengatakan...

artikel saya ini murni membahas tentang seorang public figure yang melanggar dan merusak etika dunia blogger, sama sekali ga perduli dengan berbagai kepentingan politik dibaliknya.
Yang pasti M.Haque ini tidak pantas disebut sebagai blogger dengan melihat kelakuannya yang tidak etik itu,
apakah pantas juga dipanggil doktor? haha...konyol...

Anonim mengatakan...

Wkekekeke ngakak ane baca postingan2 Ibu Doktor, masih mending lulusan SD dari tata cara penulisan dan tutur kata, baru tahu kalo MK memang sakit dan tidak normal, miris lihatnya...

Muhammmad Alif Mikail mengatakan...

cie...
orang yang gak pernah salah ..

Poskan Komentar

Silakan ngoceh disini...