"Kenapa bertopeng jika tak punya muka?!"

Jumat, 15 Juni 2012

Ketika Rekaman Mengumandangkan Adzan

Image Source
Ini nyata.
Saya pernah membaca sebuah cerpen yang menceritakan bahwa suatu hari suara adzan "asli" akan menjadi barang langka.
Saya juga pernah mendengar cerita dari seorang guru saat saya sekolah dulu bahwa di tempat tinggalnya ada mushola yang mengumandangkan adzan melalui kaset rekaman, jadi bukan seorang muadzin langsung yang adzan, melainkan sebuah kaset rekaman adzan yang diputar di taper recorder dan didekatkan speakernya ke arah mic agar suaranya terdengar jelas.

Dan ini nyata.
Di sebuah panti asuhan sekaligus pesantren kecil yang berlokasi di samping rumah kontrakan saya saat ini. Saat adzan maghrib dan subuh, yang terdengar adalah suara Adzan "rekaman". Dan ironisnya, rekaman itu berasal dari salah satu stasiun TV Swasta, sebut saja RCTI (ga pake lembaga sensor dah :-p)

Sebenarnya tidak tepat kalau saya menyebut adzan tersebut adalah rekaman, karena suara yang keluar di speaker panti asuhan/pesantren tersebut live/langsung. Jadi bukan rekaman.
Nah jadi apa maksudnya?

Begini kronologisnya, suatu senja sepulang kerja, saya menonton RCTI. Dan saat waktu sudah memasuki Adzan Maghrib untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, tentu saja RCTI akan menayangkan Video Adzan Maghrib andalannya. Lalu bersamaan dengan berkumandangnya Adzan Maghrib di TV, speaker panti asuhan yang tepat berada di samping kontrakan saya juga ikut melantunkan Adzan Maghrib. Suaranya terdengar lantang dan jelas sekali. Maklum di samping rumah persis. Beberapa saat saya tidak terlalu memperhatikan, tapi saya terdiam sejenak setelah menyadari apa yang terjadi. 

Suara adzan yang keluar dari speaker TV dan suara adzan yang keluar dari speaker panti asuhan/pesantren tersebut ter-sinkronisasi dengan tepat tanpa celah sedikitpun. Terlalu sangat kebetulan!
Suaranya sama, dan timingnya juga sama.
Lalu untuk memastikan apakah hipotesa saya benar atau tidak, saya melakukan pengujian di hari-hari berikutnya saat RCTI menayangkan video Adzannya.
Dan setelah melakukan beberapa kali percobaan sampai detik ini,
Kesimpulannya adalah :
Setiap Maghrib dan Subuh, RCTI selalu menayangkan video Adzan Maghrib dan Adzan Subuh. Dan di detik, menit dan jam yang sama pula, Panti Asuhan tetangga saya mengumandangkan Adzan Maghrib dan Adzan Subuh yang sama persis dengan suara yang keluar dari Video Adzan di RCTI.

Analisa saya : 
Setiap Maghrib dan Subuh tersebut, seorang "Staff Pelaksana" Adzan di Panti Asuhan/Pesantren tersebut menyalakan TV dan menonton channel RCTI. Lalu mengarahkan mic ke arah speaker TV dengan pengaturan volume yang tepat dan cukup terdengar keras sampai penjuru kampung.
Sekian.

Bagaimana menurutmu kawan?
Ironis? Miris? Kesal? Atau Apatis saja?
Sudahkah kamu Adzan hari ini kawan?

8 komentar:

secangkir teh dan sekerat roti mengatakan...

laptop saya juga terpasang program azan..

kenapa justru saya yang dipanggil..?
kenapa saya yang tidak berinisiatif memanggil..?

Briliani Dwi Harnawan Putri mengatakan...

rumah abang daerah barat sana ya?

alhamdulillah, di daerahku enggak. masih ada yang ikhlas buat ke masjid lalu adzan.

miris juga. kenapa tidak adzan sekalian saja daripada muter rekaman ? toh sama saja waktu yang dipergunakan.

Yusrizal Ihya mengatakan...

@Secangkir Teh : Sebenarnya kegunaan memasang software Adzan di laptop kan agar kita bisa tahu kapan waktu sholat saat sedang asyik dengan laptop kita :)

alina mengatakan...

lha kenapa gak si "staf pelaksana" itu yang adzan -________-
etapi apa trus dimasjid itu ada solat jamaahnya juga? soalnya wagu lho, mosok adzan rekaman trus solatnya live. nahh imammya kenapa gak ngdzanin dulu aja -_-

eh tapi sebenernya kan kalo di tv toh itu rekaman juga lho. bukan langsung tho...

YuZ mengatakan...

@alina : klo di TV masih bisa ditolerir menggunakan rekaman, karena tujuannya kan yg penting bisa memberitahukan waktu sholat ke orang-orang yg menonton TV, kalau di masjid langsung yg udah jelas ada laki-lakinya, kenapa masih menggunakan rekaman?
Tapi yg jadi objek di cerita saya memang bukan masjid secara langsung, tapi hanya sebuah panti asuhan sekaligus pesantren. Walaupun begitu, tetap saja hal yang ironis saat mengumandangkan Adzan menggunakan rekaman dari TV.

farinaandini mengatakan...

Sekarang Adzan Magrib Hilang...
http://farinaandini.blogspot.com/

Anonim mengatakan...

subhanallah

Bagoes Chiplak mengatakan...

subhanallah

Posting Komentar

Silakan ngoceh disini...