Beberapa saat yang lalu saya bersama seorang kawan berkunjung ke Taman Bacaan Elex Comic Center di Bogor. Target saya kesitu adalah merefleksikan pikiran pasca ujian akhir semester di kampus, dan target teman saya adalah menjernihkan pikiran dari segala kepenatan pekerjaan (teman saya notabene sudah bekerja). Alhasil karena sama-sama menyukai benda ajaib yang namanya Komik dan Buku...kami pun memilih ECC Bogor (Elex Comic Center Bogor) sebagai tempat berlabuh utk refresh pikiran.
Cukup jarang memang orang yang lebih memilih ke suatu tempat utk membaca buku di tengah menjamurnya "tempat-tempat hiburan lain". Tapi, begitulah saya lebih suka mempertebal kacamata saya dengan buku daripada mempertipis dompet saya dengan bentuk hiburan lain...hehe.

1. Tempat untuk membacanya bersih, tenang, asri dan nyaman. Tata tempat yang membuat kita betah berlama-lama membaca disitu. 5. Buku-buku, novel, komik, majalahnya dalam kondisi yang masih bagus dan disampul plastik rapi. Makin membuat kita malas beranjak dari posisi membaca.
Terkadang ada orang yang sulit menyampaikan sesuatu lewat mulut dan komunikasi secara langsung dengan orang lain. Disitulah peran dunia "tulis menulis" berlaku. Segala ganjalan dan ide di pikiran bisa tertuang di dalam tulisan tanpa ada peraturan sosial yang mengekang. Seorang Introvert pun bisa menjadi pribadi lain di dalam sebuah tulisan.
Eksistensi dari sebuah taman bacaan sekarang juga mulai dipertanyakan. Mungkin banyak yang memikirkan bahwa taman bacaan itu utk bisnis yang menghasilkan uang. Jadi karena melihat pasar yang "kurang minat baca" membuat banyak taman bacaan yang menutup "lapak"nya. Adalah sebuah "foolish thought" jika ada pemikiran seperti itu.
Tapi, jangan khawatir...masih banyak juga Taman Bacaan yang tetap eksis di masyarakat, bahkan ada yang mulai memperlebar sayapnya ke daerah-daerah yang "haus buku".
Seperti :
Rumah Baca Asmanadia yang diasuh oleh Mbak Asma Nadia si penulis cerdas,
Taman Bacaan Rumah Cendikia di Purwokerto,
Taman Bacaan Pelangi (Rainbow Reading Gardens) di Flores yang didirikan oleh Nila Tanzil,
Taman Bacaan Nuri di Tebet Jakarta Selatan yang memiliki banyak ensiklopedi Islam untuk pelajar serta anak-anak
dan masih banyak Taman Bacaan lain yang bertaburan di negeri ini yang membutuhkan dukungan dari para masyarakat yang "sadar membaca" agar tetap memiliki eksistensi di negeri ini.
Semoga saja masih banyak Taman Bacaan yang tetap menjaga mutu, kwalitas dan kosistensinya di negeri ini.












0 komentar:
Poskan Komentar
Kalo mau ngoceh disini,..