"Kenapa bertopeng jika tak punya muka?!"

Senin, 07 Maret 2011

Website Minimalis dengan Animasi ( Salah Satu Tugas IMK )

Artikel ini khusus saya persembahkan untuk memenuhi sebuah tugas dari mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer. Salah satu mata kuliah yang saya suka, karena dalam mengikuti perkuliahannya, suasana di dalam kelas penuh dengan interaktifitas dan menumbuhkan banyak inovasi dan kreativitas dalam melihat dunia komputer di masa yang semakin berkembang ini.
Jadi langsung "to the point" saja. Tema artikel kali ini adalah "Interface Website yang menarik/menyenangkan/menyebalkan" bagi saya...hehe
Karena saat menulis artikel ini juga dadakan..hahaha..khas mahasiswa dengan cap "deadline" di jidat. Jadi, saya mencari website yang "dekat-dekat" saja. (Postingan NGEBUT neh...) ^__^
Dan siapakah korbannya ?
www.respati.co.id menjadi "korban" pertama saya. Ini adalah website dari sebuah perusahaan pengembang perangkat lunak yang berlokasi di Bogor.

Menurut saya ada sebuah keunikan tersendiri dari interface website berikut ini.
Coba kita lihat saja di halaman pertama setelah saya mengetik "www.respati.co.id" di address bar browser saya.

Pertama kali kita membuka website ini akan disuguhi dengan animasi menarik pada menu-menunya.
Walaupun website ini berbasis animasi tapi tidak mempengaruhi waktu pengaksesannya. Biasanya kita sering dibuat bad mood saat membuka website yang penuh dengan animasi, tapi website ini keluar dari paradigma tersebut.
Desainer website ini menggunakan ide "tumpukan kartu". Setiap menu di tempatkan pada gambar persegi persegi panjang yang menyerupai kartu nama. Dan di bagian kiri bawah ada petunjuk dalam penggunaan website ini.
Berikut snapshot "petunjuk" website ini :

Selengkapnya...

Rabu, 02 Maret 2011

Schizophrenia = Bukan Gila ?

Schizophrenia ??....

Sebuah kelainan psikologis yg mungkin sudah sering kita dengar, apalagi jika Anda adalah salah seorang penggemar film-film hollywood bertipe "mikir" seperti Shutter Island, Beautiful Mind, Secret Window, dll...
Film-film diatas adalah deretan film yang mengangkat tema Schizophrenia....(Anehnya, kenapa ya Film-film sejenis yang bertema "berat" seperti yang saya sebut tadi sering menjadi kandidat peraih penghargaan di ajang Oscar dan Academy Award ? ("_)7 )


Jujur saja, waktu saya kecil saya pernah "hampir" dianggap menderita schizoprhenia ini...karena terkadang saya sering asyik sendiri dengan "dunia buatan" saya sendiri yg lahir dari kekuatan imajinasi dan khayalan seorang anak SD...
Ibu saya saat itu sempat khawatir dan bertanya pada Bapak saya...
"Pa, lihat tuh kelakuan anak laki-lakimu....Koq suka ngomong sendiri ? suka maen pedang-pedangan sendiri ? Padahal ga ada siapa-siapa ! "
Tapi Bapak saya dengan kalem menjawab...
"Tenang saja Ma....Mungkin itu bakat seni monolog-nya sebagai Aktor di panggung teater nanti di masa depan..."


Jawaban dari Bapak saya itu praktis menyelamatkan saya dari diagnosa tanpa pandang bulu bahwa saya penderita schizophrenia....(dalam hati lega sekali...fiiiuhhhh...)
Sayangnya "doa" Bapak saya tentang masa depan saya sebagai Aktor Panggung Teater rupanya tidak terkabulkan....wkwkwkwk
Btw, Anda sekalian tahu khan Monolog ??...
Berdasarkan Kamus versi otak saya...Monolog itu adalah satu teknik dalam seni teater yang mengkondisikan sehingga sang aktor akan berbicara atau berdialog sendiri tanpa ada lawan bicara...tapi itu khusus di atas panggung teater..bukan di kehidupan nyata, karena pastinya akan divonis sebagai orang tidak waras.....
hahaha...(ketawa ironis karena merupakan pengalaman pribadi)

Tapi untungnya....menjelang saya mulai menikmati "carut marut" kehidupan SMP kelas 2....kebiasaan "berbicara sendiri" saya lambat laun memudar...(emang baju ? yg warnanya bisa pudar kalo dikasih pemutih ?)

Nah, daripada berbicara ngalor ngidul tentang schizophrenia ini tanpa didasari ilmu pengetahuan yang jelas...
Dan daripada Anda saya sesatkan dengan berbagai cara pikir saya yang abnormal...
Saya akan memberikan informasi tentang apa sebenarnya "kelainan psikologis" yang hampir saya derita ini...

Selengkapnya...

Senin, 21 Februari 2011

Untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa ! ( tentang susu dan seekor bakteri E. Sakazakii )

Menilik sebuah berita yang akhir-akhir ini membuat sedikit gerah segenap civitas universitas tempat saya menuntut ilmu, yang menyangkut tentang sebuah penelitian kandungan bakteri Enterobacter Sakazakii di dalam susu formula untuk bayi. Pada tulisan kali ini saya ingin memberikan beberapa informasi yang mungkin akan menambah khasanah dan wawasan para pembaca tentang sebuah etika penelitian untuk kepentingan ilmu pengetahuan.

Pada masa sekarang ini yang penuh dengan berbagai "pertikaian ilmu pengetahuan" dan gejolak dunia politik dan sosial, kita seharusnya menjadi masyarakat yang cerdas yang tidak langsung menghakimi suatu "kasus" dengan satu sudut pandang saja dan tanpa bekal ilmu pengetahuan serta cara berpikir yang benar.
Lihatlah sesuatu dengan Kacamata pengetahuan, logika dan kebenaran. Melihat apa yang seharusnya terlihat. Jangan cuma melihat yang ada di "luar" saja.

Adanya sebuah Penelitian bukan utk menjadi perdebatan yg saling menyudutkan, tapi menjadi sebuah pembelajaran dan upaya mencari jalan keluar secara kekeluargaan dalam pemecahan sebuah permasalahan.
Semoga masyarakat bisa lebih cerdas menyikapi sebuah penelitian utk ilmu pengetahuan.
Seperti salah satu kutipan tujuan kemerdekaan negara ini dalam pembukaan UUD 1945 : 
Untuk mencerdaskan kehidupan bangsa "

Berikut ini saya lampirkan beberapa artikel yang saya ambil dari berbagai sumber, sebelumnya terima kasih untuk setiap nara sumber karena mau berbagi demi tegaknya sebuah kebenaran dalam ilmu pengetahuan. 

Selengkapnya...

Sabtu, 19 Februari 2011

KISS (Keep It So Simple) with C Programming (1st Chapter)

Sudah lama saya ga posting tentang dunia perkabelan, perkodingan, perlistrikan, perhackingan dan segala tetek bengek dari makhluk ajaib yg namanya Komputer. Ya...mungkin karena sudah ribuan, ratusan bahkan jutaan tips dan trik yang bertebaran di Mbah Google (nyari apapun tinggal ketik, langsung ketemu deh dengan macam2 versi opini) , saya jadi males nulis ttg dunia komputer itu yang notabene selalu bersentuhan dengan saya tiap hari...

Seperti salah satu motto iklan di televisi...hehe...''Escape the Ordinary".
Jadi saya lebih suka keluar dari dunia yang biasa saya tekuni ini saat menulis curahan-curahan konyol di blog aneh ini...hahaha
Tapi memang kurang afdol kalau saya tidak pernah posting artikel yang minimal sedikit berbau angus itu....wkwkwk (angus ?? karena komputer kalau lagi meleduk, jeblog habis di overclocking yang berlebihan, baunya jadi angusss....hahaha) memang sebuah analogi yang aneh...yah, namanya juga sedang "escape the ordinary"...
Jadi mencoba berpikir dan menganalogikan sesuatu dengan cara yang tidak biasa dan di luar cara pikir biasanya....( yahhh..meskipun niatnya mau nglawak tapi ga bikin org lain ketawa...hahaha )
Jadi kali ini saya hanya posting sebuah program sederhana dari materi sebuah mata kuliah dengan menggunakan Bahasa C....hehehe....
Cekidot...

Tanpa panjang lebar lagi saya jelaskan tanpa sebuah soal...coba silahkan teman2 cerna sendiri berdasarkan keterangan input dan output saya berikut...(bilang aja lg malez ngetik..hahaha)
Input 1 : Saya suka makan jengkol
Input 2 : jengkol
Output : 17

Makna yang tersirat : anda dapat menemukan kata "jengkol" itu ada pada huruf ke berapa dari kalimat tersebut (catatan : karakter spasi dihitung)
Asyik khan ?? xixixixi......

Nih program sederhananya....


#include <stdio.h>
#include <string.h>

int substr(char* s1, char* s2){
    char cek[100]={};
    int i,j,k;
    i=strlen(s1);
    j=strlen(s2);
    if(i>=j){
       for(k=0;k<i;k++){
        if(s1[k]==s2[0]){

        strncpy (cek,s1+k,j);
        cek[j]='\0'; // supaya string cek diakhiri null
        if (strcmp(cek,s2)==0) // bandingkan string yang diambil dari string 1 dengan string 2
        return k+1; // jika sama kembalikan nilai posisi ke main
        }
      }
   }

   return 0;
}

int main ()
{
 char kata[100],cari[100];

 printf ("Masukkan string 1 :");
 gets(kata);

 printf("Masukkan string 2 yang dicari : ");
 gets(cari);

 printf("%d",substr(kata,cari));

 getch();
 return 0;
}


Bagi yang mau modifikasi agar programnya menjadi lebih cantik, monggo silahkan...^_^
budayakan Open Source di Negeri Tercinta ini...hehehe

Selengkapnya...

Jumat, 18 Februari 2011

Membaca Buku (Judul Yang Sederhana)


Beberapa saat yang lalu saya bersama seorang kawan berkunjung ke Taman Bacaan Elex Comic Center di Bogor. Target saya kesitu adalah merelaksasikan pikiran pasca ujian akhir semester di kampus, dan target teman saya adalah menjernihkan pikiran dari segala kepenatan pekerjaan (teman saya notabene sudah bekerja). Alhasil karena sama-sama menyukai benda ajaib yang namanya Komik dan Buku...kami pun memilih ECC Bogor (Elex Comic Center Bogor) sebagai tempat berlabuh utk refresh pikiran.

Cukup jarang memang orang yang lebih memilih ke suatu tempat utk membaca buku di tengah menjamurnya "tempat-tempat hiburan lain". Tapi, begitulah saya lebih suka mempertebal kacamata saya dengan buku daripada mempertipis dompet saya dengan bentuk hiburan lain...hehe.
Buku-buku yang ada di ECC Bogor memang didominasi dengan komik dan novel terbitan Elex Media, tapi ada beberapa juga Majalah dan Buku-buku Pengetahuan Umum dan SAINS yang tersedia disitu.

Beberapa point yang saya suka dari ECC Bogor ini (^_^) :

1. Tempat untuk membacanya bersih, tenang, asri dan nyaman. Tata tempat yang membuat kita betah berlama-lama membaca disitu.
2. Tempat Baca Outdoor : Dengan setting beberapa saung atau gazebo untuk tempat duduk dan membaca yang membuat suasana terkesan sejuk.
3. Tempat Baca Indoor : yang bersih dan elegan disertai Kafe untuk memesan makanan dan minuman. Jadi kita bisa benar-benar menghabiskan hari dari pagi sampai sore disitu bersama buku.
4. Ada Mushola utk beribadah bagi Muslim.
5. Buku-buku, novel, komik, majalahnya dalam kondisi yang masih bagus dan disampul plastik rapi. Makin membuat kita malas beranjak dari posisi membaca.
6. Suasana yang tenang dan tidak ramai. Membuat kita rileks dan bisa menyelami dunia buku yang kita baca dengan nyaman.

Setiap saya datang kesitu, saya cuma melihat 1-2 orang pengunjung selain saya. Ya, seperti itulah mungkin minat baca di lingkungan kita saat ini. Budaya membaca sedikit demi sedikit mulai terkikis.

Padahal dari Buku, Majalah, Komik, Novel, Koran dan media-media tulisan kita bisa menemukan banyak dunia baru yang kadang tidak kita ketahui sebelumnya. Lewat tulisan, ide, kreativitas dan inovasi bisa tertuang secara bebas tanpa ada penghalang.
Terkadang ada orang yang sulit menyampaikan sesuatu lewat mulut dan komunikasi secara langsung dengan orang lain. Disitulah peran dunia "tulis menulis" berlaku. Segala ganjalan dan ide di pikiran bisa tertuang di dalam tulisan tanpa ada peraturan sosial yang mengekang. Seorang Introvert pun bisa menjadi pribadi lain di dalam sebuah tulisan.
Eksistensi dari sebuah taman bacaan sekarang juga mulai dipertanyakan. Mungkin banyak yang memikirkan bahwa taman bacaan itu utk bisnis yang menghasilkan uang. Jadi karena melihat pasar yang "kurang minat baca" membuat banyak taman bacaan yang menutup "lapak"nya. Adalah sebuah "foolish thought" jika ada pemikiran seperti itu.

Tapi, jangan khawatir...masih banyak juga Taman Bacaan yang tetap eksis di masyarakat, bahkan ada yang mulai memperlebar sayapnya ke daerah-daerah yang "haus buku".
Seperti :
Rumah Baca Asmanadia yang diasuh oleh Mbak Asma Nadia si penulis cerdas,
Taman Bacaan Pelangi (Rainbow Reading Gardens) di Flores yang didirikan oleh Nila Tanzil,
Taman Bacaan Nuri di Tebet Jakarta Selatan yang memiliki banyak ensiklopedi Islam untuk pelajar serta anak-anak
dan masih banyak Taman Bacaan lain yang bertaburan di negeri ini yang membutuhkan dukungan dari para masyarakat yang "sadar membaca" agar tetap memiliki eksistensi di negeri ini.

Semoga saja masih banyak Taman Bacaan yang tetap menjaga mutu, kwalitas dan kosistensinya di negeri ini.
Sudah saatnya kita membuka Kacamata Kuda kita selama ini dan budayakan "melek buku"!!

Selengkapnya...